Candi Cetho merupakan candi bercorakan Hindu. Diperkirakan bahwa candi ini dibangun pada akhir masa Kerajaan Majapahit sekitar abad ke-15 Masehi. Candi Cetho berada di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kompleks candi biasa digunakan sebagai tempat pemujaan oleh masyarakat sekitar ataupun para peziarah yang beragama Hindu. Selain itu, Candi Cetho juga biasa digunakan sebagai tempat pertapaan bagi orang-orang yang menganut kepercayaan asli Jawa/Kejawen.

Candi Cetho

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Van De Vlis dan A.J. Bernet Kempres, Situs Candi Cetho terdiri dari 14 teras. Akan tetapi, kondisinya saat ini hanya terdiri dari 13 teras. Teras tersebut memiliki pola susunan dimana makin ke belakang, maka makin tinggi. Hal tersebut diyakini sebagai gambaran dalam tingkatan kesuciannya. Pada setiap halaman teras terhubung dengan pintu dan jalan setapak. Pada teras ke-13 terdapat candi induk.

Situs Candi Cetho memiliki daya tarik berupa arsitektur seni. Hal tersebut menjadi daya tarik utama pengunjung dimana mereka memanfaatkannya sebagai latar belakang sebuah foto. Tentunya foto yang dihasilkan akan memberi kesan indah di area candi. Selain itu, pemandangan disana sangat menarik karena berada di kawasan pegunungan. Keberadaannya di kawasan tersebut terdapat udara yang tentunya segar untuk dinikmati. Di sisi lain, pada situs ini terdapat sejarah yang bisa dipelajari.


Referensi


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *