Candi Sewu berada di daerah Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Apabila dari kota Yogyakarta, maka jaraknya sekitar 17 kilometer ke arah Solo. Candi Sewu merupakan gugus candi yang berdekatan dengan Candi Prambanan. Jarak antara Candi Sewu dengan Candi Prambanan yaitu sekitar 800 meter di sebelah selatan arca Rara Jongrang.

Candi Sewu

Candi Sewu diperkirakan dibangun pada sekitar abad ke-8. Candi Sewu dibangun atas perintah Rakai Panangkaran yang merupakan penguasa dari Kerajaan Mataram pada masa itu dan Rakai Pikatan yang beragama Hindu. Meskipun rajanya beragama Hindu, akan tetapi Kerajaan Mataram pada masa itu mendapatkan pengaruh yang kuat dari Wangsa Syailendra yang beragama Buddha. Menurut para ahli, Candi Sewu menjadi pusat dari kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat beragama Buddha. Hal tersebut berdasarkan pada suatu isi prasasti yang terbuat dari batu andesit. Prasasti tersebut ditemukan suatu candi perwara. Isi prasasti itu menceritakan mengenai kegiatan penyempurnaan prasada yang bernama Wajrasana Manjusrigrha pada tahun 714 Saka (792 Masehi).

Sewu dalam bahasa Jawa diartikan sebagai seribu. Meskipun dinamakan sebagai Candi Sewu, akan tetapi gugusan Candi Sewu tidak terdiri dari 1000 candi. Gugusan Candi Sewu terdiri dari 249 buah candi dengan 1 candi utama, 8 candi pengapit atau candi antara, dan 240 candi perwara. Candi utama terletak di tengah, di ke empat sisinya dikelilingi oleh candi pengapit dan candi perwara dalam susunan yang simetris.

Candi Sewu memiliki 4 pintu gerbang menuju pelataran luar, yaitu di sisi timur, utara, barat, dan selatan. Pada masing-masing pintu gerbang tersebut, terdapat sepasang arca Dwarapala yang saling berhadapan dengan artian menjaga pintu gerbang tersebut. Selain itu, terdapat 4 pintu masuk juga dari pelataran luar menuju pelataran dalam. Pada pintu masuk tersebut sepasang arca Dwarapala yang serupa dengan arca yang berada di gerbang luar.

Saat ini Candi Sewu termasuk dalam kawasan wisata Candi Prambanan. Pada kawasan wisata tersebut juga terdapat Candi Lumbung dan Candi Bubrah. Tidak jauh dari kawasan tersebut terdapat juga beberapa candi lain, yaitu: Candi Gana yang berada sekitar 300 meter di sebelah timur, Candi Kulon yang berada sekitar 300 meter di sebelah barat, dan Candi Lor yang berada sekitar 200 meter di sebelah utara. Candi Sewu merupakan candi Buddha terbesar setelah Candi Borobudur. Dengan keberadaan Candi Prambanan disana yang merupakan candi Hindu, menunjukan bahwa pada masa itu masyarakat beragama Hindu dan Buddha hidup berdampingan secara harmonis.


Referensi


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *