Candi Sanggrahan

Merupakan candi bercorak Buddha yang terdapat di Kota Tulungagung. Candi ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit yang digunakan sebagai tempat peristirahatan, karena dari asal-usul Namanya,  “Sanggrahan” memiliki makna  tempat untuk beristirahat. Pada saat itu, rombongan dari Kerajaan Majapahit sedang melakukan perjalanan dengan membawa abu jenazah dari pendeta wanita Budha bernama Gayatri yang bergelar Rajapadmi sebelum ditempatkan di Candi Boyolangu untuk mengikuti upacara pendharmaan di daerah Candi Boyolangu dan mereka beristirahat di Kawasan Sanggrahan ini serta mendirikan sebuah candi.

Sumber : instagram.com/kacamata_tulungagung

Candi Sanggrahan ini memiliki dimensi konstruksi berukuran 9,06 meter x 9,06 meter dan dengan  tinggi 5,86 m, berbentuk persegi yang menghadap kea rah barat dan terdiri atas dua tingkat dan bangunan Candi Sanggrahan ini berdiri pada undakan yang memiliki ukuran 5,10 m x 42,50 m. Candi Sanggrahan juga memiliki sebuah pagar talud berupa struktur bata setinggi 2,25 meter. Pada area Candi Sanggrahan juga ditemukan lima buah arca Dhyani Buddha tanpa kepala hal itu menjadi dasar bahwasannya Candi Sanggrahan memiliki corak dari agama Buddha.


Referensi :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *